Monday 12th of October 2026

Fakta Mayat Diborgol di Bangunan SPPG Kendal Gegerkan Warga, BGN Sampai Angkat Bicara

Fakta Mayat Diborgol di Bangunan SPPG Kendal Gegerkan Warga, BGN Sampai Angkat Bicara

--

NANAPULSE.com - Berita duka! Baru-baru ini di sebuah bangunan kosong di Jalan Lingkar Kaliwungu, Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, yang menjadi lokasi ditemukannya jenazah Donna Nuzulul Aditya (29), ternyata telah disewa sebuah yayasan dari Jakarta.

Diketahui bahwa bangunan tersebut sebelumnya direncanakan digunakan sebagai lokasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Donna ditemukan meninggal dunia di lantai dua bangunan tersebut pada Selasa (6/10/2026). Saat ditemukan, tangan kiri korban dalam kondisi terborgol dan tertaut pada teralis jendela.

Mayat Diborgol di Bangunan SPPG Kendal

Informasi mengenai status bangunan disampaikan oleh Azka Aulia, pemilik rumah. Menurut Azka, bangunan tersebut merupakan rumah milik orang tuanya. Rumah yang berada di pinggir Jalan Lingkar Kaliwungu itu kemudian disewakan kepada sebuah yayasan asal Jakarta.

Baca juga: Mayat Seorang Pria Ditemukan di Bangunan SPPG Kendal Jawa Tengah, Begini Kronologi dan Faktanya

Yayasan tersebut menyewa bangunan atas nama Choirul Akbar. Berdasarkan keterangan Azka, bangunan itu rencananya akan digunakan untuk kegiatan SPPG. Namun, operasional belum berjalan karena pihak yayasan masih menunggu izin dari pemerintah pusat.

Bangunan tersebut diketahui telah dikontrak selama empat tahun sejak Februari 2026. Setelah perjanjian sewa ditandatangani, pihak penyewa melakukan sejumlah perbaikan pada rumah tersebut, termasuk pengecatan bangunan.

Azka mengatakan dirinya baru mengetahui adanya penemuan jenazah setelah mendapat informasi dari warga pada Selasa pagi. Ia kemudian datang bersama ibunya ke lokasi untuk memastikan kabar tersebut.

Kabar itu membuat Azka dan keluarganya terkejut karena bangunan yang mereka sewakan tersebut diketahui dalam kondisi tidak digunakan untuk kegiatan SPPG. Sebelum penemuan jenazah, rumah tersebut telah melalui proses perbaikan setelah dikontrak oleh yayasan.

Sementara itu, penemuan korban bermula ketika warga sekitar mencium bau menyengat dari arah bangunan pada sekitar pukul 04.00 WIB. Warga kemudian mencari sumber bau dan mendapati bahwa bau tersebut berasal dari rumah kosong tersebut.

BGN Angkat Bicara

Warga selanjutnya masuk untuk memeriksa sejumlah ruangan. Saat berada di lantai dua, mereka menemukan seorang pria yang telah meninggal dunia dalam kondisi jenazah membusuk. Tangan kiri korban diketahui terborgol dan terhubung dengan teralis jendela.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Brangsong. Polisi melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk menjalani autopsi.

Baca juga: Keadilan Hukum Diuji: Polemik Pencabutan Bebas Bersyarat dan Kembalinya Mas Bechi ke Lapas

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan Donna meninggal akibat hantaman benda tumpul pada bagian belakang kepala. Polisi memperkirakan korban telah meninggal antara lima hingga 10 hari sebelum ditemukan.

Dalam penyelidikan di lokasi, polisi juga mengamankan pisau dan gunting. Meski demikian, kepolisian belum memastikan keterkaitan kedua benda tersebut dengan kematian Donna.

Identitas korban kemudian dipastikan melalui proses identifikasi oleh tim gabungan Inafis Polda Jawa Tengah dan Inafis Polres Kendal. Setelah identitas diketahui, polisi melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.

Hingga Selasa, polisi masih memburu pelaku yang diduga terlibat dan mendalami motif kasus tersebut. Polisi belum memberikan keterangan lebih jauh mengenai motif karena pihak yang diduga sebagai pelaku belum tertangkap.

Demikianlah informasi duka kali ini. Semoga korban dan keluarga diberikan ketabahan untuk segera pulih dari kejadian kali ini. Mari kita berdoa untuk korban!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST