Video Penggerebekan Markas Judol KPAD Cijantung Terkuak, TNI Konfirmasi Ada Anggota yang Terlibat!
--
NANAPULSE.com - Sebuah video viral beredar memperlihatkan sejumlah orang yang diduga menjalankan jaringan judi online di kawasan Kompleks KPAD, Jalan Sederhana, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Muhammad Nas, hanya menyatakan bahwa orang-orang yang diduga terlibat tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan.
"Terduga sedang menjalani pemeriksaan. Terima kasih," ujar Nas.
Nas tidak memberikan rincian spesifik mengenai identitas orang-orang yang diperiksa ataupun detail penyelidikan terkait insiden yang viral tersebut. Saat ditanya apakah orang-orang yang sedang diselidiki itu merupakan anggota TNI, ia membenarkannya.
"Iya (yang diperiksa anggota TNI)," kata Nas.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai belasan orang yang diduga menjalankan jaringan judi online di Kompleks KPAD tersebut, Nas belum memberikan tanggapan hingga artikel ini ditulis.
Informasi yang dilansir dari kompas.com, dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @badanperwakilannetzen2, terlihat sejumlah orang diamankan karena dugaan menjalankan operasi judi online. Berdasarkan keterangan pada unggahan Instagram tersebut, peristiwa itu dilaporkan terjadi pada hari Minggu (4 Oktober 2026).
Perekam video memperlihatkan beberapa orang di dalam sebuah ruangan. Di dalam ruangan tersebut, terdapat sejumlah PC atau komputer yang diduga digunakan untuk menjalankan operasi judi online.
"Wah ini ada yang enggak beres nih, pantesan pagar tinggi. Ini kayak judi online nih. Jangan ada yang keluar rumah ya,," ujar perekam video.
Akun Instagram tersebut menyebut aktivitas itu sebagai dugaan operasi judi online.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Angkat Bicara
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan akan menindak tegas anggota TNI aktif yang terbukti membiarkan rumah dinasnya digunakan sebagai markas operasi judi online.
Maruli menyampaikan pernyataan ini menanggapi penggerebekan sebuah rumah yang diduga menjadi pusat operasi judi online di Kompleks Perumahan TNI AD (KPAD) di Jalan Sederhana 7, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Baca juga: Ide yang Gila! Penjelasan Ending Chapter 107 Manhwa Absolute Threshold dalam Indonesia Scan
Rumah tersebut diketahui milik Kepala Seksi Intelijen Komando Garnisun Tetap (Gartap) 1 Jakarta, Letnan Kolonel (Infanteri) Arman Jab, dan telah disewakan kepada para tersangka.
"Pokoknya, kalau ada laporan, kita pasti tindak tegas," ujar Maruli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu (7 Oktober 2026).
Maruli menyatakan bahwa pihaknya akan merespons dengan cepat jika keterlibatan personel TNI dalam kegiatan ilegal tersebut terbukti.
"Kalau kita pasti respons cepat. Sudah, pasti cepat. Kalau kita cepat, lah," tegas Maruli.
Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan dugaan aktivitas judi online di kawasan KPAD, Jalan Sederhana, Cijantung, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Video tersebut menampilkan sejumlah orang di dalam ruangan yang dilengkapi dengan beberapa unit PC atau komputer yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas judi online.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Muhammad Nas, sebelumnya menyatakan bahwa orang-orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut sedang menjalani pemeriksaan. Ia juga membenarkan bahwa orang-orang yang sedang diperiksa itu merupakan personel TNI.