Thursday 8th of October 2026

Dugaan Kasus Pelecehan oleh Guru Seni SMKN di Jakpus Viral, Pramono Anung Minta Sanksi Tegas pada Pelaku!

Dugaan Kasus Pelecehan oleh Guru Seni SMKN di Jakpus Viral, Pramono Anung Minta Sanksi Tegas pada Pelaku!

--

NANAPULSE.com - Seorang guru tari di SMKN 27 Jakarta diduga melakukan pelecehan seksual terhadap siswa di lingkungan sekolah. Guru yang berinisial K tersebut dikabarkan telah dibebastugaskan.

Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta bidang Komunikasi Publik, menyatakan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta telah membentuk tim terpadu untuk menyelidiki kasus ini. Sementara itu, guru tersebut telah dicopot dari jabatannya.

Baca juga: RAW! Highlight Manhwa BL A Guide for Proper Foresight Chapter 5 Bahasa Indonesia, Tamu Tak Diundang

"Yang bersangkutan sudah dibebastugaskan dari sekolah tersebut," ujarnya pada Rabu (7 Oktober 2026).

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan kebijakan tanpa toleransi (zero tolerance) jika guru tersebut terbukti melakukan pelecehan seksual. Ia menyatakan bahwa sanksi tegas akan dijatuhkan apabila dugaan tersebut terbukti benar.

"Pemprov DKI Jakarta tidak mentolerir perilaku kekerasan dan pelecehan dalam bentuk apapun apalagi di lingkungan sekolah," kata Chico.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, menyatakan bahwa sebuah tim telah dibentuk untuk menyelidiki masalah ini. Namun, ia belum dapat menarik kesimpulan terkait hasil penyelidikan tersebut.

"Sudah dilakukan pemeriksaan oleh tim Sudin dan Dinas, dan hari ini akan dilakukan pemeriksaan lebih dalam oleh Dinas. Informasi lebih lanjut kami sampaikan kemudian," ujar Nahdiana.

Sebelumnya, beredar laporan mengenai dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang guru tari (berinisial K) di SMKN 27 Jakarta.

Guru yang dikabarkan telah mengajar di sekolah tersebut selama 17 tahun itu diduga kerap melakukan pelecehan seksual terhadap siswa, baik secara verbal maupun fisik. Guru laki-laki tersebut dilaporkan tidak hanya menyasar siswa perempuan, tetapi juga siswa laki-laki.

Baca juga: Pembahasan Menarik Manhwa Absolute Threshold Chapter 106 Bahasa Indonesia, RAW! Kenakalan Joomi

Insiden pelecehan tersebut dikabarkan telah dilaporkan kepada pihak sekolah beberapa kali. Namun, masalah tersebut tidak ditindaklanjuti lebih jauh dari tingkat kepala sekolah. Akibatnya, kasus ini dilaporkan ke Dinas Pendidikan melalui aplikasi JAKI dan menjadi viral di media sosial.

Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa ia mengetahui kasus pelecehan seksual tersebut. Ia juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk mengambil tindakan tegas terhadap guru yang terlibat.

"Saya sudah meminta untuk diberikan sanksi sekeras-kerasnya, setegas-tegasnya, dan tidak diberikan kesempatan kepada yang bersangkutan menjadi pendidik," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta pada hari Rabu.

Menurutnya, tindakan guru tersebut tidak hanya mengikis kepercayaan publik terhadap lingkungan sekolah di Jakarta—yang seharusnya menjadi tempat yang aman bagi para siswa—tetapi juga mencoreng reputasi tenaga pendidik di kota ini.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST