Siapa ANW Sosok yang Laporkan Betrand Peto Atas Dugaan Kekerasan Seksual? Simak Faktanya Disini!
--
NANAPULSE – Kasus dugaan penganiayaan dan pelecehan seksual yang menyeret nama Betrand Peto makin terang. Seorang perempuan berinisial ANW, sebelumnya melaporkan Betrand Peto ke Polda Metro Jaya atas dugaan pelecehan seksual.
ANW menjelaskan, ketika itu dia bersama rekannya, DYP (22) mendatangi sebuah klub malam sekitar pukul 02.00 WIB.
"Kita datang di sana happy, ketemu sama teman-teman. Lalu tiba-tiba ada salah satu staf dari klub tersebut yang bilang, 'Mau enggak Kak ngeramein room-nya si BP ini?" ujar ANW saat konferensi pers bersama kuasa hukumnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (13/9/2026) malam.
Baca juga: Kanaya Whu Sakit Apa? Dikabarkan Meninggal Usai Berjuang Melawan Kanker Semasa Hidupnya
Dalam konferensi pers, pihak kuasa hukum korban menjelaskan kronologi kejadian yang disebut berlangsung di sebuah kelab di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Pada kasus tersebut, terdapat dua perempuan yang mengaku menjadi korban.
Adapun korban pertama berinisial ANW, melaporkan dugaan kekerasan seksual dengan terlapor berinisial BP. Sementara korban kedua, DYP atau D, melaporkan dugaan penganiayaan dengan terlapor berinisial WHA yang disebut sebagai rekan BP.
Menurut keterangan ANW, kejadian berawal pada 12 September 2026 dini hari. Saat itu, ANW datang ke sebuah kelab di kawasan SCBD sekitar pukul 02.00 WIB bersama temannya, D. Keduanya disebut datang sebagai pengunjung biasa guna bersantai dan bertemu teman.
Setibanya di ruang private, ANW dan DYP sempat bersulang serta menari bersama rombongan Betrand tanpa ada obrolan mendalam. Situasi mulai berubah ketika ANW keluar ruangan sejenak ketika mengambil ponselnya yang tertinggal di sofa luar.
Begitu kembali ke dalam ruangan, ia mendapati rekannya, DYP, telah tidak ada di tempat karena tengah berada di toilet. Saat ANW sedang duduk di sofa sambil memainkan ponselnya, Betrand tiba-tiba menghampirinya.
Tanpa prasangka buruk, ANW mengira Betrand hendak mengajaknya mengecek keberadaan DYP yang cukup lama berada di toilet. "Saya enggak pernah ada pikiran negatif. Saya kirain dia mengajak saya untuk mengecek teman saya di toilet kenapa lama sekali. Ternyata di depan pintu toilet tersebut, saya dilecehin," ujar ANW.
Kuasa hukum ANW, Nathaniel Hutagaol, menjelaskan bahwa insiden tersebut tidak hanya berupa dugaan pelecehan seksual, tetapi juga disertai tindakan kekerasan fisik dan pemaksaan.
“Langkah awal langkah awal tentunya kan eh Ruben akan bertanya, ya, kepada Onyo. Ya ini kenapa kok enggak ditanya buru-buru? Ya Ruben juga enggak mau artinya itu bersikap buru-buru, ya,” kata Minola dalam wawancara via Zoom, Minggu (13/9/2026).
“Karena kan peristiwanya kan diinformasikan kan tadi malam tuh, ya, dan Ruben juga ada kegiatan, eh pulangnya juga terlalu malam, ya. Jadi dia menunggu momen yang tepat hari ini untuk bertanya dulu dengan Onyo,” tambah Minola.
Seperti diketahui, Betrand Peto dilaporkan atas dugaan pelecehan seksual oleh perempuan berinisial ANW di Polda Metro Jaya. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/6780/IX/2026/SPK//POLDA METRO JAYA.