Tuesday 15th of September 2026

Kanaya Whu Sakit Apa? Dikabarkan Meninggal Usai Berjuang Melawan Kanker Semasa Hidupnya

Kanaya Whu Sakit Apa? Dikabarkan Meninggal Usai Berjuang Melawan Kanker Semasa Hidupnya

--

NANAPULSE – Penyanyi Kanaya Whu dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Kanaya sempat berjuang melawan kanker.

Kabar tersebut disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM melalui postingan di media sosialnya, Minggu (13/9/2026). KDM menyampaikan bahwa Kanaya meninggal dunia ketika menjalani perawatan di RSHS Bandung.

"Kami menyampaikan berita duka, telah meninggal dunia saudari kita, sahabat kita, Teh Kanaya, di RS Hasan Sadikin Bandung, karena menderita kanker," kata Dedi Mulyadi.

Baca juga: Link Video Viral Azka Fadillah Coolmax yang Ramai di Bikin Jedag-Jedug, Sering Viral di Tiktok dan X

KDM kemudian menyampaikan doa untuk Kanaya Whu yang sudah berpulang. Dia berharap amal ibadah almarhumah diterima dan seluruh kesalahannya diampuni. "Semoga almarhumah diterima iman Islamnya, diampuni segala dosanya, dan diterima di sisi Allah SWT," ujar KDM.

Dedi juga menyampaikan permohonan supaya masyarakat memberikan maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan Kanaya selama hidupnya. "Mohon dimaafkan segala dosanya, segala kesalagannya, semoga keluarganya ditabahkan dalam menghadapi cobaan yang berat ini," tambah Dedi.

Informasi terkait kondisi kesehatan Kanaya tersebut pun turut menjadi perhatian setelah kabar meninggalnya beredar. Lantas, Kanaya Whu sakit kanker apa sebelum meninggal dunia? Berikut fakta mengenai penyakit yang diketahui publik serta perjalanan karier Kanaya Whu sebagai vokalis Emka 9.

 

Sosok Kanaya Whu cukup dikenal masyarakat Jawa Barat. Bersama Emka 9, wanita asal Tasikmalaya tersebut selalu hadir mendampingi agenda Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, baik acara resmi maupun safari budaya ke berbagai wilayah.

Baca juga: Profil dan Biodata Aisar Khaled, Baru Saja Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Kasus Pembayaran Kewajiban Kontrak

Beliau mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada hari Minggu, 13 September 2026, setelah sempat mendapatkan perawatan intensif. Kabar duka tersebut dikonfirmasi langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang juga adalah pembina dari grup musik Sunda tersebut.

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa kasih, Dedi Mulyadi mengantarkan langsung jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya dan berencana membangun sebuah masjid bernama Masjid Kanaya.

Momen peringatan HUT ke-81 RI tingkat Provinsi Jawa Barat di Gedung Sate pada 17 Agustus 2026 menjadi penampilan terakhirnya di depan publik. Saat itu, ia tampil anggun mengenakan busana veteran di atas kereta kencana dan memukau penonton dengan membawakan lagu Melati di Tapal Batas.

Sepanjang kariernya bersama Emka 9, suara khas Kanaya dikenal luas lewat lagu-lagu seperti Rindu Purnama, Karembong Koneng, Prabu Siliwangi, Dangiang Galuh Pakuan, Indung, dan Memanen Cinta. Sebelum fokus di musik Sunda, ia juga pernah merambah dunia seni peran sebagai artis cilik.

Jenazah almarhumah diberangkatkan dari Bandung dan telah dimakamkan di tanah kelahirannya, tepatnya di Pemakaman Lengkong Sari, Desa Sukajadi, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Prosesi pemakaman berlangsung penuh haru dan dihadiri oleh keluarga, kerabat, rekan sesama musisi, serta warga setempat.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST