3 Pemuda Cirebon Tewas Usai Pesta Miras, Nekad Oplos Alkohol 96 Persen dengan Minuman Berenergi dan Satu Botol Arak Bali
--
NANAPULSE.com - Pembahasan kali ini adalah update mengenai informasi yang belakangan ini santer beredar di media sosial terkait dengan pemuda tewas usai pesta miras. Mari simak faktanya yang wajib kamu tau di bawah ini hingga usai!
Baru-baru ini dilaporkan sejumlah 3 pemuda di Cirebon tewas setelah mengadakan pesta miras. Ketiganya diketahui menenggak alkohol kadar tinggi dan dicampur dengan minuman berenergi. Begini penjelasan selengkapnya!
Baca juga: Buru Kumpulan Mukena Pink Video Viral Tanpa Sensor di X, Bikin Penasaran Netizen Semakin Membuncah!
Kronologi Pemuda Tewas Usai Pesta Miras
Kasi Pemerintahan Desa Getasan, Kecamatan Depok, Cirebon, Sujadi membenarkan adanya kejadian ini. Sosoknya turut menyebutka lokasi pesta miras ini.
"Menurut keterangan korban yang selamat, yaitu Saudara F yang rumahnya ditempati untuk acara minum-minum tersebut, kejadiannya berlangsung pada Senin malam," sebutnya.
Korban antara lain adalah A (16) yang merupakan warga Karangwangi, R (16) dan AB (21) yang merupakan warga Kejuden. Tak hanya itu, sebanyak 6 orang lainnya yang ikut dalam pesta itu mengalami sakit perut. Mereka juga mengeluhkan pusing, lemas, sampai muntah-muntah. Ke enam orang lainnya mengeluhkan gejala yang sama.
Peristiwa ini bermula di salah satu rumah warga, yakni F pada Senin (26/10/2026). Diketahui, 3 orang pemuda tewas usai ikut dalam pesta miras ini. Menanggapi laporan tersebut, Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Irfan Mochammad Nur Alireja membenarkan kejadian ini.
Dalam keterangannya kepada media, ia menyebut bahwa korban menenggak alkohol dalam kadar yang tinggi. Selain itu, mereka juga mencampur alkohol dengan minuman berenergi.
"Berdasarkan laporan masyarakat, betul terdapat tiga korban hingga saat ini yang meninggal dunia akibat mengonsumsi minuman beralkohol kadar tinggi yang dicampur dengan minuman berenergi," Jelasnya kepada rekan media yang bertugas.
Usai melakukan penyelidikan, Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti. Barang bukti tersebut adalah sampel muntahan korban, akohol 96 persen, hingga satu botol arak Bali.
"Selain itu, kami juga mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya sampel muntahan salah satu korban, alkohol kadar 96 persen, dan satu arak Bali," lanjutnya.
Diduga Karena Menenggak Alkohol 96 Persen
Selain itu, polisi mengungkap bahwa pihaknya tengah menyelidiki kasih ini. Pihaknya juga tengah mengumpulkan keterangan dari saksi.
Baca juga: Predatory Marriage CH. 104 Indonesia Scans, Kearogansian Yang Tak Pernah Ada Tandingannya
"Pada dasarnya, kami masih terus berprogres dan masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini," jelasnya.
Pada dua hari kemudian, 3 dari 9 orang pemuda yang ikut dalam pesta miras itu meninggal dunia. Mereka meninggal pada Rabu (28/10/2026) lalu.
Tercatat bahwa salah satu korban, yakni IP (27), sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Dr Hafidz Cianjur selama 4 hari. Kasat Narkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama mengungkap bahwa korban menenggak miras oplosan.
Diketahui, para korban telah mengonsumsi setidaknya sebanyak 5 liter miras oplosan. Para korban pun mengalami gejala sejak Kamis (6/2/2025) hingga Jumat (7/2/2025).
"Dari belasan korban itu, mereka telah mengonsumsi sebanyak 5 liter alkohol berkadar 96 persen," jelasnya.
Kasus ini sendiri bisa menjadi pelajaran bagi kita semua untuk selalu berhati-hati dan bijak dalam pikiran dan perbuatan. Jangan sampai sesuatu yang kita lakukan akan menimbulkan masalah di masa depan.
Itulah informasi mengenai berita yang tengah viral diantara masyarakat tanah air ini beberapa waktu ini. Jadi Pastikan kamu mengikuti kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate!