Misteri Penyebab Gudang Penyimpanan Ban Bekas PT Energy Hai Xin Trowulan, Mojokerto yang Terbakar Masih Terus Diselidiki
--
NANAPULSE.com - Peristiwa kebakaran hebat yang melanggar fasilitas penyimpanan dan pengolahan ban bekas milik PT Energy Hai Xin / CV Laju Jaya Abadi di Jalan Raya Domas KM 3, Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, menyisakan pertanyaan besar mengenai penyebab utamanya.
Insiden yang terjadi pada Kamis petang, 22 Oktober 2026, tersebut hangus membakar ribuan tumpukan karet kering dan menimbulkan kerugian material hingga ratusan juta rupiah. Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh Tim Inafis Polres Mojokerto bersama unit Reskrim Polsek Trowulan.
Baca juga: Ulasan Manhwa Why You Don't Know It's a Girl? Bahasa Indonesia, Rilis jadi Drama Korea Terbaru!
Berdasarkan laporan kronologi awal di lapangan, titik api pertama kali dideteksi sekitar pukul 17.30 WIB oleh petugas keamanan yang sedang berpatroli. Api diketahui mendadak muncul dari area belakang luar ruangan (outdoor), tempat ribuan ban bekas ditumpuk menggunung. Mengingat area tersebut merupakan ruang terbuka yang berbatasan langsung dengan lahan kosong, polisi memeriksa beberapa kemungkinan faktor pemicu eksternal.
Salah satu dugaan awal yang mencuat di kalangan warga dan petugas adalah adanya faktor kelalaian manusia, seperti pembuangan puntung rokok yang masih menyala secara sembarangan atau sisa pembakaran sampah vegetasi di sekitar perimeter luar pagar gudang yang terbawa angin.
- Titik Awal Api: Kobaran api pertama kali diketahui berasal dari bagian belakang area penyimpanan ban bekas yang merupakan lahan terbuka. Petugas keamanan (satpam) bernama Sopi'i melihat kepulan asap di area tersebut menjelang waktu Maghrib, namun ia tidak mengetahui dari mana atau apa yang memicu munculnya percikan api pertama pada tumpukan karet tersebut.
Baca juga: Prediksi Komik Serim's Golden Rule Chapter 22 RAW Bahasa Indonesia, Perhatian untuk Si Serim!
- Pemicu Api Cepat Membesar: Penyebab api langsung mengganas dan sulit dikendalikan (bahkan gagal dipadamkan saat pekerja menggunakan APAR) adalah karena karakteristik material karet ban bekas kering yang menumpuk tinggi di ruang terbuka. Bahan karet merupakan isolator panas yang sangat mudah terbakar dan menyimpan bara api di dalamnya, sehingga ketika tersulut sedikit saja, api langsung menjalar dengan sangat cepat.
Selain faktor eksternal, pihak kepolisian juga tidak menutup kemungkinan adanya faktor internal, seperti terjadinya gesekan material akibat penumpukan yang terlalu padat di bawah terik matahari, ataupun percikan arus pendek (korsleting) pada instalasi kelistrikan di sekitar area operasional pabrik.
Namun, karena titik api mutlak bermula dari tumpukan ban di lahan terbuka dan bukan dari dalam struktur bangunan utama, fokus penyelidikan saat ini lebih diarahkan pada aktivitas di sekitar luar area pagar pembatas. Tim Inafis telah mengamankan beberapa sampel material sisa pembakaran dan memeriksa saksi-saksi kunci, termasuk satpam yang pertama kali melihat api, guna menyusun visualisasi runtutan kejadian secara akurat.
Penyelidikan intensif ini dinilai sangat krusial mengingat lokasi kebakaran gudang ban tersebut berada dalam radius yang sangat dekat dengan fasilitas publik berisiko tinggi, yaitu SPBU Domas. Kepastian penyebab kebakaran diperlukan agar pihak manajemen perusahaan dan pemilik usaha serupa di wilayah Mojokerto dapat melakukan langkah evaluasi preventif yang ketat.
Penataan ulang tata letak penyimpanan material yang mudah terbakar, pengetatan pengawasan perimeter dari aktivitas pembakaran liar, serta pembuatan sekat api (firebreak) yang memadai menjadi rekomendasi mutlak agar insiden serupa yang membahayakan keselamatan warga dan objek vital daerah tidak kembali terulang di masa depan.