Saturday 19th of September 2026

Kronologi Pria Lecehkan Wanita di Bus JR Connexion Pakai Modus Tutup Mata Pura-Pura Tidur, Ngaku Khilaf Saat Diatangkap

Kronologi Pria Lecehkan Wanita di Bus JR Connexion Pakai Modus Tutup Mata Pura-Pura Tidur, Ngaku Khilaf Saat Diatangkap

--

NANAPULSE.com - Bikin penasaran! Di bawah ini adalah artikel yang sudah kami siapkan khusus untukmu terkait dengan Pria Lecehkan Wanita di Bus Pakai Modus Pura-Pura Tidur! 

Sebuah dugaan pelecehan yang menimpa seorang penumpang wanita di dalam bus JR Connexion menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Peristiwa ini terjadi saat bus melayani perjalanan dari Jakarta menuju Bogor pada Rabu (17/9) malam.

Pria Lecehkan Wanita di Bus Pakai Modus Pura-Pura Tidur

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden itu terjadi di dalam bus JR Connexion yang melintas di ruas Tol Jagorawi. Korban merupakan seorang penumpang wanita yang duduk bersebelahan dengan seorang pria yang kemudian diduga sebagai pelaku.

Menurut keterangan yang disampaikan korban kepada petugas, pria tersebut diduga melakukan aksinya dengan berpura-pura tidur selama perjalanan. Dalam kondisi itu, terduga pelaku disebut beberapa kali meraba bagian paha korban.

Korban yang merasa tidak nyaman kemudian menegur pria tersebut. Teguran itu menarik perhatian penumpang lain serta awak bus. Situasi di dalam kendaraan pun menjadi tegang ketika korban meluapkan kemarahannya kepada pria yang duduk di sebelahnya.

Baca juga: Video Anin Yoya Viral! Fakta Tersembunyi di Balik Video Anin Yoya Viral yang Sedang Ramai di Telegram

Dalam video yang kemudian beredar di media sosial, terlihat seorang pria berkemeja merah, mengenakan topi dan kacamata hitam, menjadi sasaran kemarahan korban. Wanita tersebut tampak memegang kerah baju pria itu sambil menyampaikan protes atas tindakan yang diduga dialaminya.

"Sampai gemetar tahu nggak," ujar korban dalam rekaman video yang beredar.

Korban juga menjelaskan kepada penumpang lain bahwa dirinya diduga menjadi sasaran pelecehan selama perjalanan. Sejumlah penumpang yang mengetahui kejadian tersebut ikut bereaksi dan meminta agar persoalan itu ditindaklanjuti.

Bus kemudian menepi di sekitar KM 14A arah Bogor pada pukul 19.15 WIB, tepat di dekat lokasi petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Jagorawi bertugas. Kernet bus selanjutnya melaporkan dugaan pelecehan tersebut kepada petugas yang berada di lokasi.

Pelaku Ngaku Khilaf Saat Diatangkap

Kepala Induk PJR Jagorawi, Kompol Jajuli, menjelaskan bahwa awak bus mendatangi petugas sambil membawa pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Setelah menerima laporan, anggota PJR langsung naik ke dalam bus untuk melakukan penanganan awal.

Baca juga: Bantahan Pemilik Kucing Leo Blok M Soal Penggunaan Obat Bius dan Pembelaannya Terhadap Tudingan Komunitas Pencinta Hewan di Indonesia

Korban dan terduga pelaku kemudian dibawa ke Induk PJR Jagorawi guna dimintai keterangan lebih lanjut. Dalam proses tersebut, petugas mengumpulkan informasi dari kedua belah pihak serta mendengarkan penjelasan mengenai kejadian yang berlangsung di dalam bus.

Menurut keterangan korban, tindakan yang diduga dilakukan pelaku terjadi beberapa kali selama perjalanan. Sementara itu, terduga pelaku sempat membantah tuduhan yang diarahkan kepadanya ketika kejadian berlangsung.

Setelah proses klarifikasi dilakukan, pihak keluarga korban dan keluarga terduga pelaku dipertemukan oleh petugas. Pertemuan tersebut dilakukan untuk membahas penyelesaian persoalan yang terjadi.

Kasus ini akhirnya tidak berlanjut ke proses hukum setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan secara kekeluargaan. Terduga pelaku kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada korban serta membuat surat pernyataan di atas meterai sebagai bentuk pertanggungjawaban atas peristiwa yang terjadi.

Kejadian ini menjadi perhatian luas masyarakat karena terjadi di transportasi umum yang digunakan banyak penumpang. Selain memicu diskusi mengenai keamanan dan kenyamanan pengguna transportasi publik, insiden tersebut juga menyoroti pentingnya respons cepat dari awak kendaraan dan petugas ketika menerima laporan dugaan tindak pelecehan.

Demikianlah informasi kali ini. Semoga korban dan keluarga diberikan ketabahan untuk segera pulih dari kejadian kali ini. Serta semoga pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST