Thursday 17th of September 2026

Kronologi Kasus LRT City yang Tuai Kontroversi, Prabowo Minta Danantara Dukung Lanjutan Pengembangannya!

Kronologi Kasus LRT City yang Tuai Kontroversi, Prabowo Minta Danantara Dukung Lanjutan Pengembangannya!

--

NANAPULSE.com - Proyek LRT City di kawasan Ciracas dan Tebet mencatat jumlah keluhan terbanyak dari pembeli yang terdampak yang disampaikan kepada Asosiasi Korban LRT City.

"Jadi, kebetulan angka paling tinggi itu ada di Ciracas dan Tebet," ujar Ryan Diva, perwakilan Asosiasi Korban LRT City, saat ditemui di gedung Badan Pengawas BUMN (BP BUMN) di Jakarta Pusat pada Selasa (15 September 2026).

Ia mencatat bahwa sekitar 150 hingga 200 konsumen telah melaporkan masalah terkait proyek LRT City. Dari jumlah tersebut, sebagian besar konsumen meminta pengembalian dana (refund), sementara yang lain masih memilih untuk menunggu unit apartemen mereka.

"Yang sudah masuk itu di angka 150-200-an orang. Jadi mereka memang kebanyakan, sekitar 93 persennya itu minta refund. Dan sekitar 8 persennya itu mereka minta untuk menunggu (unit apartemen)," ujarnya.

Baca juga: Kumpulan Video Kasir Indomaret Full Telegram Viral, Waspada Link Phising Cek Disini Isinya!

Menurutnya, konsumen yang terlibat dalam proyek dengan progres konstruksi sekitar 75 persen cenderung lebih vokal menyuarakan masalah mereka di ruang publik. Sementara itu, pihak asosiasi merasa lebih sulit menjangkau konsumen untuk proyek yang progres konstruksinya masih nol persen.

Pesan Langsung melalui Instagram Asosiasi Korban

Ryan menyatakan bahwa asosiasi masih melakukan pendataan untuk memverifikasi jumlah total pembeli yang terdampak. Hal ini menyusul informasi yang menyebutkan bahwa jumlah konsumen yang terdampak bisa mencapai sekitar 2.400 orang.

"Kami akan inventarisir apakah benar nanti ada 2.400 (korban). Kami ingin sounding melalui media, sekiranya ada korban lagi, nanti dicek saja ke Instagram Korban LRT City, nanti tinggal DM di situ, nanti kita akan coba akomodir," kata Ryan.

Nasib Akan Ditentukan pada 15 Oktober 2026

Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf menyatakan bahwa pemerintah belum menentukan mekanisme penyelesaian untuk masalah LRT City, karena masih menunggu kompilasi masukan dan permintaan dari perwakilan konsumen.

Perwakilan konsumen telah diminta untuk mengumpulkan seluruh masukan dan pertanyaan dari sekitar 2.400 konsumen paling lambat tanggal 1 Oktober 2026.

"Teman-teman di bawah koordinator Pak Ryan (perwakilan konsumen) dalam beberapa waktunya ke depan sampai tanggal 1 Oktober menginventarisir semua aspirasi, semua pertanyaan dari kurang lebih 2.000 korban," ujar Aminuddin.

Setelah informasi tersebut diserahkan, pemerintah akan mengadakan pertemuan lanjutan dengan perwakilan konsumen dan pihak-pihak terkait antara tanggal 10 hingga 15 Oktober 2026.

Aminuddin menyatakan bahwa pemerintah juga berencana melanjutkan pembangunan proyek LRT City di 12 lokasi. Hal ini mencakup lokasi yang pembangunannya belum rampung maupun lokasi yang pengerjaannya belum dimulai sama sekali.

Baca juga: Spesifikasi HONOR Play 11 dan Harganya, Resmi Meluncur! Usung Chipset Qualcomm Snapdragon 4 Gen 4 Hingga Baterai Jumbo

Ia menyebutkan bahwa timnya akan segera meninjau ke-12 lokasi tersebut untuk menentukan proyek mana yang perlu diprioritaskan pembangunannya. Penentuan prioritas ini akan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kelayakan proyek dan potensi penjualan.

"Memang 12 lokasi itu kita mau bangun semuanya," kata Aminuddin.

Ke-12 proyek LRT City yang dimaksud meliputi LRT City Ciracas (Jakarta Timur), LRT City Cibubur (Depok/Cibubur), LRT City Jatibening (Bekasi), LRT City MTH (MT Haryono, Jakarta), LRT City Tebet (Jakarta), LRT City Bekasi - Eastern Green (Bekasi), LRT City Bekasi - Green Avenue (Bekasi), LRT City Cikunir (Bekasi), Grand Central Bogor (Bogor), Oase Park (Tangerang Selatan), Cisauk Point (Tangerang), dan Adhi City Sentul (Bogor).

Untuk itu, Danantara Indonesia akan menyuntikkan dana sebesar Rp456 miliar guna merampungkan proyek-proyek yang sempat terhenti tersebut.

TAG: #lrt city
Source:

Update Terbaru

RELATED POST