Wednesday 16th of September 2026

Cetak Sejarah Fantastis! OTT KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap HGB

Cetak Sejarah Fantastis! OTT KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam Kasus Suap HGB

--

NANAPULSE – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kasus suab HGB yang informasinya tidak boleh kamu lewatkan. Berikut informasi terbarunya!

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai sekitar Rp106,3 miliar dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) lahan Summarecon di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nilai sitaan tersebut menjadi yang terbesar yang pernah diperoleh KPK dari kegiatan OTT.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menjelaskan bahwa uang tunai tersebut merupakan bagian dari barang bukti yang diamankan penyidik bersama sejumlah barang bukti elektronik.

Baca juga: Profil dan Biodata Amanda Rigby, Aktris Cantik yang Dikabarkan Segera Menikah dengan Andre Taulany

"Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan ini, tim KPK terus juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan pada saat kegiatan di lapangan, seperti barang bukti elektronik hingga uang tunai yang saat ini sudah, nanti juga akan diperlihatkan kepada rekan-rekan yang nilainya kurang lebih total mencapai Rp 106,3 miliar," kata Taufik.

Ia menegaskan bahwa nominal tersebut mencatatkan angka tertinggi dalam rangkaian OTT yang pernah dilakukan lembaga antirasuah.

"Ini termasuk yang jumlah terbanyak ya, dari kegiatan tertangkap tangan yang sudah dilakukan oleh KPK sebelum-sebelumnya," sambungnya.

Besarnya barang bukti dalam perkara ini melampaui jumlah uang yang sebelumnya disita KPK melalui OTT terhadap pejabat Bea Cukai Kementerian Keuangan. Dalam perkara tersebut, uang yang diamankan mencapai sekitar Rp45 miliar. Taufik kemudian membandingkan jumlah tersebut dengan sitaan dalam kasus pengurusan HGB.

Baca juga: Melawan Monster dan Makhluk Asing Mengerikan? Panel Spoiler A Space Marine Got a Status Window Chapter 8 Scan Indonesia

"Yang terakhir yang cukup banyak jumlahnya kegiatan tertangkap tangan di kantor Bea Cukai itu mencapai total barang bukti uang sebesar Rp 45 M. Ini rupanya lebih lebih besar lagi," kata dia.

Uang hasil penyitaan kemudian diperlihatkan dalam konferensi pers KPK. Barang bukti tersebut dikemas dalam sejumlah koper dan kardus, dengan pecahan yang terdiri atas rupiah, dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, riyal, hingga ringgit.

Salah satu lokasi penyitaan berada di kediaman Arif Sugiyanto (ARF), pihak swasta yang disebut KPK sebagai orang yang diduga menjadi kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Dari lokasi tersebut, penyidik mengamankan Rp31,86 miliar, USD2.611.500, SGD1.974.500, SAR910, serta RM981.

Selain itu, KPK menyita uang Rp896 juta dari rumah Rizal Pahlevi (LEV), Rp8 juta dari kediaman ZNM, serta Rp49,5 juta dari rumah Sontang Coin Manurung (SON), Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I.

Baca juga: Kanaya Whu Sakit Apa? Dikabarkan Meninggal Usai Berjuang Melawan Kanker Semasa Hidupnya

Dalam perkara dugaan suap pengurusan HGB tersebut, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Mereka adalah Lampri selaku Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN, Sontang Coin Manurung selaku Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, serta Direktur Utama Summarecon Adrianto Pitojo Adi.

Lima tersangka lainnya yakni Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz atau Fahd A Rafiq, Rizal Pahlevi, Erwin, dan Muhammad Fakhry. Empat pihak di antaranya disebut KPK sebagai orang yang diduga merupakan kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.

KPK masih melanjutkan proses penyidikan untuk mengungkap rangkaian dugaan suap dalam pengurusan HGB tersebut. Besarnya uang yang diamankan menjadi salah satu catatan penting dalam penanganan OTT KPK, meski hal itu berbeda dengan nilai kerugian dalam perkara korupsi lain yang pernah ditangani lembaga tersebut.

Baca juga: Profil dan Biodata Aisar Khaled, Baru Saja Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Atas Kasus Pembayaran Kewajiban Kontrak

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST