Wednesday 21st of October 2026

Pelda Syahrir Jalani Pemeriksaan Intensif, Kasus Dugaan KDRT Anggota TNI di Palangka Raya Viral

Pelda Syahrir Jalani Pemeriksaan Intensif, Kasus Dugaan KDRT Anggota TNI di Palangka Raya Viral

--

NANAPULSE – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai kasus dugaan KDRT prajurit TNI di Palangka Raya yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

TNI Angkatan Darat tengah menyelidiki dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyeret Pelda Syahrir, anggota Itdam XXII/Tambun Bungai di Kalimantan Tengah. Kasus ini menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap istri dan anaknya menyebar luas di media sosial pada Senin (19/10/2026).

Kepala Penerangan Kodam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata Simanulang, mengonfirmasi bahwa prajurit tersebut sedang menjalani interogasi. Pemeriksaan dilakukan untuk menggali informasi mengenai kejadian yang dilaporkan sekaligus menentukan tindak lanjut berdasarkan hasil penyelidikan.

Baca juga: VIRAL! Video Dugaan KDRT oleh Prajurit TNI di Palangka Raya Buat Netizen Geram, Pelda Syahrir Diperiksa

“ Saat ini, prajurit yang bersangkutan, Pelda Syahrir, anggota Itdam XXII/Tambun Bungai, sedang menjalani interogasi dalam rangka penyelidikan untuk mendalami permasalahan yang terjadi dan menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dodo dalam keterangannya.

Kasus tersebut bermula dari beredarnya rekaman yang diduga memperlihatkan pertengkaran antara seorang prajurit TNI AD dan istrinya. Dalam video itu, sang istri mendatangi sebuah rumah bersama anaknya setelah mencurigai suaminya berada bersama perempuan lain.

Kedatangan istri tersebut kemudian diikuti perdebatan mengenai dugaan perselingkuhan. Situasi dilaporkan semakin memanas hingga pria yang diduga merupakan suaminya melakukan kekerasan fisik. Dalam rekaman yang beredar, terlihat tindakan berupa menjambak rambut dan menendang korban.

Baca juga: Siapa Muhammad Kace? Sosok Napi di Balik Kasus Penganiayaan yang Menjerat Napoleon Bonaparte Dikabarkan Segera Bebas

Keseluruhan peristiwa masih perlu ditelusuri melalui pemeriksaan resmi. Menanggapi kasus tersebut, Dodo menegaskan bahwa institusi TNI AD tidak akan membiarkan pelanggaran yang terbukti dilakukan oleh anggotanya. Ia memastikan proses penanganan perkara akan berlangsung secara serius dengan mengedepankan profesionalitas dan objektivitas.

“Apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya pelanggaran, akan dilakukan tindakan tegas sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Dodo.

Pihak Kodam juga meminta masyarakat memberikan ruang kepada penyidik untuk menyelesaikan proses pemeriksaan. Langkah tersebut diperlukan agar seluruh fakta dapat dikumpulkan secara menyeluruh sebelum keputusan mengenai tindak lanjut diambil.

Baca juga: Ini Daftar Rute Alternatif Demo Jakarta Pada 20 Oktober, Cek Detailnya di Sini!

“Kami memastikan persoalan ini ditangani secara serius, profesional, dan objektif,” ujar Dodo. Ia turut mengharapkan masyarakat menunggu hasil pemeriksaan agar persoalan tersebut dapat terungkap secara utuh. 

Hingga artikel ini ditulis, Pelda Syahrir masih menjalani pemeriksaan. TNI AD menyatakan bahwa tindakan lanjutan akan ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan dan ketentuan hukum yang berlaku apabila ditemukan bukti pelanggaran.

Itu dia informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST