Wednesday 21st of October 2026

VIRAL! Video Dugaan KDRT oleh Prajurit TNI di Palangka Raya Buat Netizen Geram, Pelda Syahrir Diperiksa

VIRAL! Video Dugaan KDRT oleh Prajurit TNI di Palangka Raya Buat Netizen Geram, Pelda Syahrir Diperiksa

--

NANAPULSE – Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai video viral dugaan KDRT prajurit TNI di Palangka Raya yang tidak boleh kamu lewatkan. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini agar tidak ketinggalan informasi terbarunya!

Rekaman video yang memperlihatkan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang melibatkan seorang anggota TNI Angkatan Darat menjadi perbincangan luas di media sosial. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, setelah sang istri diduga memergoki suaminya bersama perempuan lain.

Dalam video yang beredar, istri sah prajurit tersebut terlihat mendatangi sebuah rumah bersama anaknya. Kedatangan mereka diduga bertujuan untuk memastikan keberadaan suaminya yang dicurigai menjalin hubungan dengan perempuan lain.

Baca juga: Heboh Ancaman Downgrade Bursa RI oleh MSCI, Eks Mendag Muhammad Lutfi Curigai Adanya Tekanan Asing

Situasi di lokasi kemudian memanas ketika persoalan dugaan perselingkuhan itu memicu pertengkaran. Dalam rekaman tersebut, sang istri diduga mengalami tindakan kekerasan fisik, termasuk rambutnya dijambak dan tubuhnya ditendang.

Peristiwa ini pun menuai perhatian warganet. Video tersebut memunculkan berbagai reaksi, terutama terkait dugaan kekerasan terhadap pasangan dan perilaku anggota aparat yang seharusnya menjunjung tinggi disiplin serta hukum.

Kepala Penerangan Kodam XXII/Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata Simanulang, membenarkan bahwa prajurit yang disebut dalam kasus tersebut telah menjalani pemeriksaan awal. Anggota TNI AD itu diketahui bernama Pelda Syahrir.

Baca juga: KPK Geledah 8 Lokasi dalam Kasus Dugaan Korupsi BNPB, Uang Hingga Tiga Mobil Berhasil Disita

Menurut keterangan pihak Kodam, pemeriksaan dilakukan melalui proses interogasi sebagai bagian dari upaya mengusut kejadian yang menjadi sorotan publik tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan menelusuri dugaan pelanggaran yang terjadi.

Pihak TNI AD juga menyatakan akan menindaklanjuti perkara tersebut sesuai prosedur yang berlaku. Apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, prajurit yang bersangkutan dapat dikenai tindakan tegas berdasarkan hukum dan ketentuan internal militer.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya penanganan dugaan kekerasan dalam rumah tangga secara serius. Proses pemeriksaan diharapkan dapat mengungkap fakta secara menyeluruh sekaligus memastikan pertanggungjawaban apabila pelanggaran terbukti.

Baca juga: Kamaruddin Simanjuntak Eks Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia, Minta Dipeluk Oleh Keluarga Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhir

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat dan update berita terbaru hanya melalui website kami!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST