Wednesday 9th of September 2026

Ramalan Gempa M 9 Terjadi di Indonesia Tuai Kontroversi, Peramal Asal Kanada Kini jadi Bincangan Hangat

Ramalan Gempa M 9 Terjadi di Indonesia Tuai Kontroversi, Peramal Asal Kanada Kini jadi Bincangan Hangat

--

NANAPULSE.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi video viral yang mengklaim bahwa Indonesia akan dilanda gempa bumi berkekuatan magnitudo 9 (M9). BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi semacam itu.

Dalam video viral yang beredar, seorang pria asal Kanada bernama Frankie MacDonald menyatakan bahwa Indonesia akan dilanda gempa bumi dengan magnitudo antara M7 hingga M9. Ia dikenal sebagai seorang pengamat cuaca amatir.

Baca juga: VIRAL! 3 Bersaudara Gugah Ayah Kandung Rp 700 Juta Karena Tidak Diberi Nafkah Pasca Ortu Bercerai

Menanggapi video tersebut, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyatakan bahwa gempa bumi tidak dapat diprediksi secara akurat. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Indonesia adalah daerah rawan gempa, gempa dapat terjadi kapan saja, gempa belum dapat diprediksi kapan dan di mana akan terjadi secara tepat. Masyarakat Indonesia diimbau agar tetap tenang dan waspada serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang beredar melalui media sosial," ujar Wijayanto.

Menurut Wijayanto, meskipun Indonesia memang terletak di wilayah yang rawan gempa, waktu terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat ditentukan dengan pasti.

"Wilayah Indonesia terletak di daerah yang rawan gempa, sudah berkali-kali juga kita sosialisasikan, ada ancaman dari sumber megathrust dan sesar aktif. Namun kapan dan di mana secara pasti tidak bisa dipastikan. Belum ada teknologi yang memprediksi gempa secara tepat waktu dan lokasinya," jelasnya.

Baca juga: Ini Dia Spesifikasi Xiaomi 18 Fold Ceramic, Keluaran Terbaru dari Xiaomi yang Mengusung Layar Lipat!

Wijayanto mencatat bahwa prediksi akurat apa pun mengenai suatu peristiwa hanyalah sebuah kebetulan, mengingat Indonesia rata-rata mengalami dua gempa bumi besar setiap tahunnya.

"Ramalan itu kebetulan saja. Secara rata-rata di Indonesia terjadi 2 kali gempa per tahun dengan magnitudo M >7,0, bahkan di 2026 sampai Agustus ini sudah ada 2x gempa M>7,0 (Flores, Malut)," ujarnya.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST