Video Intim Kepsek dan Guru SD di Pekalongan Viral, Hati-Hati! Penyebar Bisa Terjerat Hukum
--
NANAPULSE – Kacau!Pada artikel berikut ini adalah informasi mengenai video viral kepsek dan guru SD di Pekalongan yang informasinya tidak boleh kamu lewatkan. Berikut informasi terbarunya!
Warga Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, dihebohkan dengan beredarnya rekaman CCTV yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila antara seorang kepala sekolah dan guru sekolah dasar. Rekaman berdurasi sekitar 21 detik tersebut kemudian tersebar di media sosial dan mendapat perhatian luas. Kasus itu disebut terjadi di salah satu sekolah dasar di wilayah Kecamatan Kedungwuni.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kholid, membenarkan bahwa dua orang dalam rekaman tersebut merupakan tenaga pendidik di wilayahnya. Menurut keterangan yang disampaikan, peristiwa itu terjadi pada awal Agustus 2026 dan keduanya diketahui telah berkeluarga.
Baca juga: Intip Spesifikasi Samsung Galaxy A18 4G, Dikabarkan Bawa Helio G99 Hingga Kamera 50 MP
"Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus. Oknum kepala sekolah langsung kita copot dan 'kandangkan' di dinas. Untuk oknum gurunya sudah kita pindah ke tempat yang jauh," kata Kholid.
Dinas Pendidikan tidak hanya mengambil tindakan terhadap keduanya, tetapi juga menyiapkan proses pemberian sanksi lanjutan. Kepala sekolah ditarik dari jabatannya dan ditempatkan di kantor dinas, sementara guru perempuan tersebut dipindahkan ke sekolah lain. Keputusan lebih lanjut masih menunggu proses administrasi serta rekomendasi pimpinan daerah.
Kasus tersebut bermula dari kecurigaan sejumlah rekan kerja terhadap hubungan khusus keduanya. Karena isu tersebut telah cukup lama beredar di lingkungan sekolah, rekan-rekan mereka kemudian memasang kamera pengawas atas inisiatif sendiri untuk memastikan dugaan tersebut. Rekaman CCTV itulah yang kemudian menjadi bagian dari penanganan kasus.
Baca juga: BGN Serahkan Dugaan Keracunan MBG pada Pihak Polisi, DPR Dorong Pengawasan Diperketat
Kholid menegaskan bahwa pemasangan kamera dilakukan secara mandiri karena kabar mengenai kedekatan keduanya telah lama menjadi pembicaraan.
"Yang pasang kamera CCTV inisiatif sendiri karena isu hubungan keduanya kan sudah lama beredar," ujarnya.
Kholid mengatakan pihaknya telah mengambil tindakan terhadap kedua tenaga pendidik tersebut dan proses penanganan masih berjalan.
"Ya langsung kami tangani. Tapi kami hati-hati betul dalam menangani itu. Karena hubungannya dengan pekerjaan dan sebagainya. Setelah kedua belah pihak tahu, ya sudah, kami tangani," pungkasnya.
Pemerintah daerah kini masih melakukan penanganan dari sisi kepegawaian. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan status keduanya sebagai tenaga pendidik sekaligus aparatur sipil negara. Pemerintah juga perlu memastikan proses pemeriksaan berjalan sesuai ketentuan sebelum menjatuhkan sanksi definitif.
Baca juga: Posting Foto Berduaan Mesra, Benarkah Penyanyi Raisa Punya Pacar Baru?
Catatan terkait penyebaran video: masyarakat diimbau tidak mengunduh, menyimpan untuk disebarkan kembali, memperjualbelikan, atau mengunggah ulang rekaman intim tersebut. Penyebaran konten bermuatan seksual tanpa hak dapat menimbulkan persoalan hukum tersendiri. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak ikut memperluas peredaran video maupun membagikan tautan yang mengarah ke rekaman tersebut.
Itulah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan update berita terbaru melalui website kami!