Motif Wanita Tusuk Sopir Taksi Green SM Terbongkar, Pelaku Kini Diamankan Kepolisian!
--
NANAPULSE.com - Seorang wanita berinisial MS (26), yang menikam sopir taksi Green di kawasan Pademangan, Jakarta Utara, pada Selasa (6 Oktober 2026), saat ini sedang menjalani pemeriksaan kejiwaan.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pademangan, Inspektur Satu (Iptu) Rully Siregar, menyatakan bahwa pemeriksaan kejiwaan tersebut dilakukan setelah pelaku ditangkap.
"Pelaku sudah diamankan dalam pemeriksaan dan tes kejiwaan," ujar Rully kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp pada Rabu (7 Oktober 2026).
Baca juga: Ide yang Gila! Penjelasan Ending Chapter 107 Manhwa Absolute Threshold dalam Indonesia Scan
Namun, Rully belum dapat memastikan apakah pelaku menderita gangguan jiwa. Ia menyebutkan bahwa korban, yang berinisial MUK (37), masih dalam perawatan rumah sakit.
"Korban dirawat di RS Hermina Sunter," jelasnya.
Kronologi Penikaman
Informasi yang dilansir dari kompas.com, sebelumnya, Kapolsek Pademangan, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Daniel Dirgala, menyatakan bahwa korban (MUK) ditikam saat sedang beristirahat di dalam taksinya.
Pelaku kemudian tiba-tiba memaksa masuk dengan membuka pintu kanan taksi dan langsung menikam korban.
"Posisi korban sedang rebahan di bangku sebelah kanan mobil," ungkap Daniel dalam keterangan tertulis pada hari Rabu.
Akibat penikaman tersebut, MUK mengalami luka pada bagian leher sebelah kanan. Setelah kejadian, korban dibantu oleh warga setempat dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Sedangkan pelaku berhasil diamankan oleh warga sekitar dan diserahkan ke Polsek Pademangan," kata Daniel.
Setelah mengamankan pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti: sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menyerang korban, sebuah obeng, tas kecil, dan sebuah buku primbon (buku ramalan dan kepercayaan tradisional Jawa).
Baca juga: RAW! Highlight Manhwa BL A Guide for Proper Foresight Chapter 5 Bahasa Indonesia, Tamu Tak Diundang
Saat ini, pelaku ditahan di Mapolsek Pademangan untuk menjalani proses hukum. Polisi juga terus menyelidiki motif di balik serangan mendadak pelaku terhadap korban.
"Motif saat ini masih kami dalami karena memang keperluan keterangan terhadap saksi-saksi dan korban juga masih dalam perawatan," ujar Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala kepada wartawan pada Rabu (7 Oktober 2026).