Pembunuh Sekeluarga di Lampung Ditembak Mati Polisi, Ternyata Miliki Hubungan Darah dengan Korban
--
NANAPULSE - Berikut adalah informasi mengenai Pembunuh Sekeluarga di Lampung yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!
Belakangan ini banyak sekali kabar menghebohkan yang membuat warganet resah. Salah satu berita menghebohkan tersebut adalah Pembunuh Sekeluarga di Lampung yang ditembak mati oleh polisi.
Ingin tahu lebih lanjut? baca artikel ini sampai habis ya!
Baca juga: Sosok Video Malang 8 Vs 1 Viral di TikTok, Identitas Asli Wanita Asal Jatim Jadi Buruan Warganet!
Pembunuhan Sekeluarga di Lampung
Pembunuhan yang memakan korban satu keluarga tersebut terjadi pada Senin pagi. Polisi sebelumnya telah menerima informasi dari putri korban, yang menelepon dengan histeris dan melaporkan bahwa orang tuanya telah ditikam.
Setibanya di lokasi kejadian, polisi menemukan tiga korban yang tergeletak yaitu pasangan suami istri dan putri mereka. Ketiga korban ditemukan di dalam rumah dengan luka-luka akibat benda tajam dan tumpul.
Polisi terus menyelidiki rangkaian kejadian secara lengkap, termasuk waktu pasti kejadian dan motif pelaku. Mereka juga memeriksa barang bukti, termasuk sepeda motor dan pisau yang disita dari pelaku.
Setelah diselidiki, AF masih memiliki hubungan keluarga dengan ketiga korban yang dibunuhnya yaitu pasangan suami istri, Rahmat (69) dan Hasanah (56), dan putri mereka, DKP (14).
Ternyata AF merupakan adik laki-laki dari Hasanah. Hal ini berhasil dikuak pihak kepolisian usai penyelidikan dilakukan.
Pembunuh Berhasil Ditangkap
Pelarian AF (35), tersangka pembunuhan keluarga di Desa Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, berakhir ketika polisi menembaknya di wilayah Purbolinggo, Lampung Timur. Pelaku tiga pembunuhan tersebut ditembak mati setelah diduga melawan penangkapan dengan pisau pada Senin, 5 Oktober 2026.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tulang Bawang, AKP Apfryyadi Pratama, menyatakan bahwa pelaku ditangkap kurang dari 12 jam setelah pembunuhan.
Menurut Apfryyadi, setelah melakukan pembunuhan, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor menuju Lampung Timur.
"Dalam waktu kurang dari 12 jam, kami berhasil mengidentifikasi pelaku pembunuhan keluarga yang terjadi pagi ini di Banjar Margo, Tulang Bawang," kata Apfryyadi saat wawancara di Rumah Sakit Bhayangkara Polsek Lampung pada Senin.
Menurut Apfryyadi, setelah melakukan pembunuhan, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor menuju Lampung Timur. Polisi menerima informasi tentang keberadaannya di daerah Purbolinggo. Tim dari Unit Investigasi Kriminal Kepolisian Tulang Bawang, dengan dukungan dari Kepolisian Lampung Timur dan Direktorat Intelijen Kepolisian Daerah Lampung, segera melancarkan pencarian.
"Setelah melakukan pembunuhan, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor menuju Lampung Timur. Kemudian, tim kami menerima informasi bahwa dia berada di Purbolinggo, Lampung Timur," ujarnya.
Ketika polisi menemukan pelaku, pengejaran pun terjadi. Petugas berusaha mencegah penangkapannya. "Kami mengejarnya sebentar, dan ketika kami hendak menangkapnya, dia melawan. Setelah tembakan peringatan dilepaskan, dia terus melawan dengan pisau, jadi kami bertindak tegas dan cepat," jelas Apfryyadi.
Pelaku dibawa ke Rumah Sakit Daerah Sukadana. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan, dan dia dinyatakan meninggal dunia.
"Setelah upaya awal kami, kami memindahkannya ke Rumah Sakit Umum Daerah Sukadana, di mana dia dinyatakan meninggal dunia," ujarnya. Jenazah pelaku kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Lampung untuk dilakukan otopsi.
Itulah informasi mengenai Pembunuh Sekeluarga di Lampung yang sedang ramai diperbincangkan publik. Pastikan kamu mengikuti kami terus untuk mendapatkan informasi terkini tentang Pembunuh Sekeluarga di Lampung!