Terungkap! Video Kepsek-Guru Pekalongan yang Indehoy di Sekolah Dijebak, Warga Sekolah Sengaja Pasang CCTV
--
NANAPULSE.com - Seorang kepala sekolah dan seorang guru SD di Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, memicu kehebohan setelah terekam sedang melakukan hubungan seksual di dalam ruang sekolah.
Kamera CCTV yang merekam perbuatan terlarang tersebut dipasang oleh pihak komite sekolah.
"Kalau inisiasi ya, warga kami," ungkap Saim (46), seorang tokoh masyarakat yang tinggal di dekat sekolah tersebut, saat dimintai konfirmasi oleh detikJateng pada Selasa (8 September 2026).
Saim menjelaskan bahwa keputusan komite sekolah untuk memasang CCTV secara diam-diam bermula dari kekhawatiran warga mengenai perilaku kepala sekolah dan guru tersebut. Ia menyebutkan bahwa perilaku mencurigakan mereka telah terjadi berulang kali, bahkan pada hari-hari tertentu.
Baca juga: Kakek 75 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Penginapan, Obat Kuat Ditemukan di Lokasi Kejadian!
Saim menyatakan bahwa sebelum pemasangan CCTV, dugaan perilaku tersebut kabarnya telah diketahui oleh beberapa guru dan orang tua murid. Namun, saat dikonfrontasi, pihak-pihak yang terlibat membantah atau mengelak dari tuduhan tersebut.
"Nah, sempat... Iya, sempat kepergok dengan guru, sempat kepergok dengan wali murid. Ketika ditegur itu mengelak," ungkapnya.
Situasi ini mendorong komite sekolah, bersama dengan staf lainnya, untuk berinisiatif memasang kamera CCTV guna mengumpulkan bukti.
"Makanya dari komite sekolah ada inisiatif memasang CCTV itu untuk bisa mengambil bukti apa yang dilakukan keduanya," ujarnya.
Menurut Saim, perangkat yang digunakan adalah kamera portabel yang dipasang sekitar akhir Juli 2026, sebelum dimulainya masa orientasi siswa (MPLS).
Kedua aparatur sipil negara (ASN) tersebut tidak mengetahui adanya pemasangan kamera itu. Pemantauan CCTV selama kurang dari satu minggu menghasilkan dua rekaman yang tampaknya memperkuat kecurigaan sebelumnya.
Saim menyatakan bahwa rekaman yang saat ini beredar di masyarakat memperlihatkan salah satu kejadian yang terekam kamera. Sementara itu, rekaman yang dianggap lebih eksplisit kabarnya disimpan dalam flash drive dan telah diamankan oleh pihak sekolah.
Ia juga menyebutkan bahwa masalah ini mulai berdampak pada kegiatan belajar-mengajar di sekolah tersebut. Guru perempuan yang ada dalam rekaman itu diketahui merupakan seorang guru kelas.
Kekhawatiran masyarakat tidak berhenti sampai di situ. Aliansi Masyarakat Desa Langkap berencana menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada hari Jumat (11 September). Warga menuntut agar masalah ini segera ditangani dan tindakan tegas diambil terhadap kedua pegawai negeri yang terlibat.
"Tujuannya mendesak dinas terkait memberikan sanksi tegas terhadap pelaku, terhadap oknum kepala sekolah yang melakukan tindakan asusila di lingkungan sekolah," ujar Saim.
Rekaman tersebut menjadi viral setelah diunggah ke media sosial, termasuk ke halaman Facebook Pekalongan Berita. Rekaman CCTV itu memperlihatkan kepala sekolah dan seorang guru sekolah dasar sedang melakukan hubungan seksual di atas kursi di dalam sebuah ruangan.
"VIRAL! Bocor Rekaman CCTV Diduga Ungkap Kemesraan Oknum Kepala Sekolah dan Guru SD di Desa Langkap, Kedungwuni," tulis akun Pekalongan Berita.