Heboh Gempa M 9 Akan Guncang Indonesia, BMKG Himbau Warga Tak Percaya Ramalan yang Kini Viral!
--
NANAPULSE.com - Sebuah video yang diunggah oleh seorang pria asal Kanada, yang mengklaim bahwa Indonesia akan dilanda gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 9, memicu tanggapan segera dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Dalam video yang beredar tersebut, seorang pria bernama Frankie MacDonald menyatakan bahwa Indonesia akan dilanda gempa bumi dengan magnitudo antara 7 hingga 9. Ia disebut-sebut sebagai ahli meteorologi dan pakar bencana asal Kanada.
Baca juga: Terjadi Lagi! 136 Siswa SMAN 1 Tunjungan Blora Keracunan MBG, SPPG Siap Dikenai Sanksi
Informasi yang dilansir dari disway.id, menanggapi video tersebut, Wijayanto, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, menyatakan bahwa gempa bumi tidak dapat diprediksi secara akurat. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
"Indonesia adalah daerah rawan gempa, gempa dapat terjadi kapan saja, gempa belum dapat diprediksi kapan dan di mana akan terjadi secara tepat. Masyarakat Indonesia diimbau agar tetap tenang dan waspada serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, khususnya yang beredar melalui media sosial," ujar Wijayanto kepada wartawan pada Selasa (8 September 2026).
Wijayanto mengakui bahwa Indonesia memang terletak di wilayah rawan gempa, namun waktu terjadinya peristiwa tersebut tidak dapat ditentukan dengan pasti.
"Wilayah Indonesia terletak di daerah yang rawan gempa. sudah berkali-kali juga kita sosialisasikan, ada ancaman dari sumber megathrust dan sesar aktif. Namun kapan dan di mana secara pasti tidak bisa dipastikan. Belum ada teknologi yang memprediksi gempa secara tepat waktu dan lokasinya," ujarnya.
Baca juga: VIRAL! Video Syakirah Full HD 9 Detik No Sensor, Buruan Download Sebelum Dihapus Admin!
Ia mencatat bahwa jika ada prediksi yang kebetulan sesuai dengan kejadian nyata, hal itu hanyalah sebuah kebetulan semata, mengingat Indonesia rata-rata mengalami dua gempa bumi dengan magnitudo sebesar itu setiap tahunnya.
"Ramalan itu kebetulan saja. Secara rata-rata di Indonesia terjadi 2 kali gempa per tahun dengan magnitudo M >7,0, bahkan di 2026 sampai Agustus ini sudah ada 2x gempa M>7,0 (Flores, Malut),," ungkapnya.