Saturday 5th of September 2026

SMAN 3 Nganjuk Keracunan MBG Usai Konsumsi Nasi Goreng, 49 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

SMAN 3 Nganjuk Keracunan MBG Usai Konsumsi Nasi Goreng, 49 Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

--

NANAPULSE - Berikut adalah informasi mengenai SMAN 3 Nganjuk Keracunan MBG yang sedang ramai di media sosial. Simak terus artikel di bawah ini biar kamu nggak ketinggalan informasi lengkapnya!

Sebanyak 49 siswa SMA Negeri (SMAN) 3 Nganjuk dilaporkan mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka dilarikan ke dua rumah sakit untuk mendapat perawatan.

SMAN 3 Nganjuk Keracunan MBG

Pada hari Rabu, 2 September 2026, di Rumah Sakit Daerah Nganjuk, beberapa pasien, masih mengenakan seragam sekolah, sedang dirawat di Unit Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 15.30 (waktu setempat).

"Informasinya benar (siswa SMAN 3 diduga keracunan makanan MBG). Kami masih memverifikasi jumlahnya," kata Judy Hernanto, kepala Gugus Tugas MBG Kabupaten Nganjuk.

Baca juga: Resmi Dikonfirmasi! Kamen Rider Agito: Psychic War Tayang Agustus 2026 di Indonesia

Siswa yang diduga keracunan dilarikan ke Rumah Sakit Daerah Nganjuk dan Rumah Sakit Bhayangkara. Jumlah total diperkirakan 30 orang.

"Tujuh belas siswa dirawat di sini, Pak," jawab seorang staf Rumah Sakit Daerah Nganjuk kepada pertanyaan Judy.

Andi Joko Santoso, guru SMAN 3 Nganjuk, menjelaskan bahwa keracunan dimulai ketika makanan MBG tiba di sekolah pukul 10.00 (waktu setempat). Tak lama kemudian, siswa mulai menunjukkan gejala keracunan makanan. Beberapa mengeluh mual, pusing, dan bahkan muntah.

Para siswa yang menunjukkan gejala keracunan makanan dilarikan ke Puskesmas Begadung, Rumah Sakit Umum Daerah Nganjuk, dan Rumah Sakit Bhayangkara untuk perawatan darurat.

Syamamsudin, kepala Divisi Komunikasi dan Teknologi Informasi (Prokopim) Pemerintah Kabupaten Nganjuk, menyatakan bahwa sejauh ini telah dilaporkan 49 korban. Salah satunya adalah seorang guru.

Baca juga: Seberapa Kuat Loki One Piece? Buah Iblis Nidhogg Jadi Senjata Andalan Utamanya!

"Ada 20 di Puskesmas Begadung, 17 di Rumah Sakit Umum Daerah, dan 12 di Rumah Sakit Bhayangkara. Jumlah total korban adalah 49," kata Syamsudin.

Siswa Keracunan MBG Menu Nasi Goreng

Setelah mengetahui adanya kasus keracunan, Wakil Gubernur Nganjuk, Trihandy Cahyo, segera mengunjungi rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa para siswa tersebut keracunan setelah makan nasi goreng dengan ayam suwir dan tahu.

"Menunya adalah nasi goreng. Mereka mengatakan tidak merasakan apa pun saat makan. Mereka mulai merasa mual dua jam kemudian," kata Trihandy.

Trihandy menambahkan bahwa observasi dan verifikasi data korban sedang berlangsung, begitu pula layanan di rumah sakit.

"Saat ini kami sedang memantau situasi. Kami memaksimalkan semua sumber daya, termasuk spesialis, dokter, dan perawat. Kami terus memberikan perawatan sebaik mungkin. Kami berdoa agar semua orang segera pulih dan dapat kembali ke rumah," kata Handy.

Baca juga: Review Goodbye, Lara (2026) Episode 7 Subtitle Indonesia, Lara Gagal Mendapatkan Cinta Sejati?

Menurut Handy, berdasarkan informasi yang diterimanya, semua korban adalah siswa di SMA SMAN 3 Nganjuk. Di antara 49 orang yang terdaftar, satu orang adalah guru.

"Data (jumlah korban) masih belum pasti. Ada satu guru; sisanya adalah siswa," katanya.

Untuk memastikan bahwa mahasiswa yang mabuk menerima perawatan terbaik, Mas Handy memastikan bahwa semua fasilitas kesehatan dibuka, dimulai dari Rumah Sakit Umum Regional, Rumah Sakit Bhayangkara, RSI, dan pusat kesehatan masyarakat terdekat.

Itulah informasi mengenai SMAN 3 Nganjuk Keracunan MBG yang memakan banyak korban. Pastikan kamu mengikuti kami terus untuk dapatkan informasi terkini tanah air!

Source:

Update Terbaru

RELATED POST